PASBAR, (GemaMedianet.com) | Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat terus menunjukkan komitmen nyata dalam membina dan membentengi generasi muda dari ancaman kenakalan remaja serta potensi pelanggaran hukum.
Komitmen pembinaan karakter tersebut diwujudkan melalui kehadiran langsung pimpinan Polres Pasaman Barat dalam pelaksanaan upacara bendera mingguan di SMA Negeri 1 Pasaman, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (19/10/2026) pagi.
Upacara bendera yang dimulai tepat pukul 07.20 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat. Bertindak langsung sebagai Pembina Upacara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., hadir didampingi Kabag SDM Kompol Tarpi Niswar, Kasat Binmas Iptu Zulfi, KBO Satlantas Ipda Nelfides, serta jajaran personel perwira lainnya.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa-siswi, dewan guru, dan pengelola sekolah, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap tingkat kepatuhan berlalu lintas di kalangan pelajar yang dinilai masih memerlukan penanganan serius.
Ia menyoroti maraknya penggunaan sepeda motor oleh siswa yang belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), pengabaian helm keselamatan, hingga maraknya penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong yang mengganggu ketenteraman umum.
“Kami mengajak seluruh siswa dan siswi SMA N 1 Pasaman untuk senantiasa menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Kami masih mendapati cukup banyak pelajar yang membawa kendaraan tanpa melengkapi SIM, tidak mengindahkan kelengkapan keselamatan, hingga menggunakan knalpot brong. Aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan adik-adik sendiri,” tegas AKBP Agung Tribawanto.
Peringatan Keras Terhadap Judi Online, Balap Liar, dan Tawuran
Selain keselamatan jalan raya, AKBP Agung melayangkan peringatan keras terkait maraknya potensi tindak pidana yang sering menyasar usia remaja, seperti peredaran perjudian, keterlibatan balap liar, hingga aksi tawuran antarpelajar.
Kapolres menegaskan bahwa tindakan impulsif dan pergaulan yang salah dapat merusak impian serta membawa konsekuensi hukum yang merugikan masa depan siswa dan nama baik keluarga.
Ia juga mengimbau para pelajar agar bertindak cerdas dan bijaksana dalam memanfaatkan platform media sosial di era digital guna menghindari penipuan daring, jebakan judi online, dan paparan konten tidak bermoral.
“Media sosial memiliki dua sisi mata pisau. Jika tidak digunakan secara bijak, kalian bisa dengan mudah menjadi korban penipuan, terjerat judi online, atau terpapar konten tak layak. Saring sebelum sharing, dan gunakan internet untuk hal-hal yang mendukung prestasi belajar kalian,” imbaunya.
Penekanan Penghormatan Terhadap Guru dan Orang Tua
Menutup amanatnya pada upacara bendera yang berakhir pukul 08.00 WIB tersebut, Kapolres berpesan agar para pelajar selalu menjunjung tinggi sikap hormat, patuh, dan santun kepada dewan guru di sekolah serta orang tua di rumah.
Restu dan bimbingan moral dari guru serta orang tua dinilai sebagai pondasi utama untuk menggapai kesuksesan dan cita-cita di masa depan.
Pihak sekolah SMAN 1 Pasaman menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian jajaran Polres Pasaman Barat yang konsisten hadir memberikan edukasi hukum yang menyejukkan. (hrp/gmn)
#Editor: Marzuki RH














"
/>