08 July 2026

Gerak Cepat Usai Viral, Polsek Pasaman Ciduk Dua Pelaku Pungli di Pantai Pohon Seribu Sasak

Gunakan Kotak Kardus Merek Minuman, Pelaku Pasang Tarif hingga Rp25 Ribu Per Kendaraan _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat membuktikan komitmennya dalam memberantas praktik premanisme di destinasi wisata. Menindaklanjuti keluhan dan aduan masyarakat yang sempat viral di jagat media sosial, Tim Opsnal Polsek Pasaman bergerak cepat melakukan penyelidikan lapangan dan berhasil menciduk dua orang terduga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat.

Susun Naskah Akademik Regulasi Lingkungan, Komisi IV DPRD Sumbar Serap Aspirasi Akademisi hingga Masyarakat Sipil




PADANG, (GemaMedianet.com) | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat terus mematangkan langkah strategis dalam menjaga kelestarian ekologi Ranah Minang. Sebagai komitmen nyata dalam menghadirkan payung hukum yang kokoh, Komisi IV menggelar forum diskusi kelompok terumpun atau Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pemangku kepentingan di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Senin (6/7/2026) kemarin.

07 July 2026

Realisasikan Progul Padang Juara, Wako Fadly Amran Boyong Delegasi ke Guangdong China



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran terus membuktikan keseriusannya dalam membuka keran akselerasi pendidikan internasional bagi generasi muda Kota Tercinta. 

SEIBA International Festival ke-4 Resmi Dibuka di UIN Imam Bonjol Padang



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kota Padang sukses menancapkan posisinya sebagai salah satu pusat gravitasi akademik dan kebudayaan Islam di panggung internasional. Perhelatan akbar South East Asia Islamic Higher Education Awards (SEIBA) International Festival ke-4, yang mempertemukan rupa-rupa perguruan tinggi Islam ternama dari dalam dan luar negeri, resmi ditabuh dalam sebuah wadah kolaborasi multikultural yang megah.

Jalur Sejarah Rusak Parah, Nofrizon Interupsi Gubernur Desak Perbaikan Jalan di Agam

Ruas Padang Luar–Matur–Palembayan Kupak-Kapik, Pemprov Sumbar Diminta Segera Turun Tangan _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Kabupaten Agam yang kian memprihatinkan memicu reaksi keras dari gedung parlemen. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Nofrizon, melayangkan desakan kuat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengambil tindakan konkret memperbaiki titik kerusakan parah di sepanjang ruas jalan strategis tersebut.

Ketegangan politik ini mencuat secara langsung dalam rapat paripurna DPRD Sumbar  beragendakan penyampaian Nota Pengantar oleh Gubernur Sumatera Barat terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama, Senin (6/7/2026) kemarin. 

Di hadapan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, jajaran unsur Forkopimda, serta segenap anggota dewan, Nofrizon dengan lantang mengandalkan hak interupsi untuk menyuarakan penderitaan masyarakat pengguna jalan di daerah pemilihan (dapil) tersebut.

Dalam interupsi tajamnya, Nofrizon menyoroti dua urat nadi transportasi utama di Kabupaten Agam yang kini kondisinya sudah kupak-kapik, yakni ruas jalan provinsi penghubung Padang Luar–Matur–Palembayan, serta ruas Padang Luar–Matur–Lubuk Basung. Menurutnya, pembiaran kerusakan jalinan aspal ini tidak hanya melumpuhkan pergerakan ekonomi lokal, melainkan juga mencederai nilai histori Ranah Minang.

“Jalur Padang Luar–Matur–Palembayan dan Lubuk Basung ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalan ini merupakan salah satu ikon sekaligus jalur bersejarah yang sangat penting di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi tidak boleh lamban, perbaikan harus segera dilakukan secara darurat,” tegas Nofrizon di tengah forum paripurna.

Akses Utama Ekonomi dan Pariwisata yang Terhambat

Kerusakan menahun pada rute legendaris ini dilaporkan telah memicu gelombang keluhan dari sopir angkutan, pedagang komoditas pertanian, hingga pelaku sektor pariwisata. Kubangan air dan struktur jalan yang amblas kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas serta kemacetan yang merugikan produktivitas warga sekitar.

Nofrizon menilai, sebagai jalur penghubung pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubuk Basung dengan kawasan penyangga ekonomi di Bukittinggi-Padang Luar, Pemprov Sumbar harus memprioritaskan pengalokasian anggaran pemeliharaan dalam kebijakan anggaran terdekat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendengarkan langsung interupsi tersebut, mencatat secara serius poin kedaruratan infrastruktur yang disampaikan oleh perwakilan rakyat daerah Agam ini untuk kajian taktis bersama Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.

Terpisah Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades menyebut akan melaksanakan tindakan segera pasca kajian teknis yang tengah dilakukan. "Terpenting, untuk hal ini kita segeralah," tukasnya singkat memasuki kendaraannya di halaman gedung rakyat yang berada di kawasan Khatib Sulaiman tersebut . (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

Warga Geram, SPBU Muaro Kiawai Diduga Lakukan Praktik Langsiran Pertalite

Layanan Ditutup Sore Hari dengan Alasan Kuota Habis, Camat Gunung Tuleh: Sudah Dua Minggu Masyarakat Antre Panjang _




PASBAR, (GemaMedianet.com) | Praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali memantik gejolak di tengah masyarakat. Warga Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, melayangkan protes keras terhadap manajemen dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muaro Kiawai dengan nomor registrasi 13.265.525. Pengelola diduga kuat sengaja menghentikan sepihak penjualan BBM jenis Pertalite kepada pengendara umum, meski indikator tangki penampungan disinyalir masih terisi penuh.

Ketegangan tersebut memuncak pada Minggu (5/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB di jembatan stasiun pengisian yang terletak di kawasan Jorong Kampung Alang. Ratusan pengendara yang terjebak dalam antrean panjang harus menelan kekecewaan setelah petugas mendadak menutup keran pengisian subsidi dengan dalih kuota harian telah terpenuhi.

Aksi penolakan pelayanan ini direkam oleh salah seorang pengendara, Junir Sutan Rajo Ameh, yang kemudian mengunggah rekaman video tersebut ke dapa jagat media sosial Facebook hingga viral. Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat jelas visualisasi antrean kendaraan yang mengular serta indikator kapasitas tangki pengisian yang diduga masih menyisakan ribuan liter bahan bakar.

“Kami datang ke sini untuk membeli minyak, bukan meminta gratisan. Kapasitas tangki di SPBU ini mencapai 8.000 liter, dan kemungkinan besar isinya masih tersisa separuh lagi. Namun, mengapa petugas menolak melayani kami secara duga semena-mena?” cetus Junir Sutan Rajo Ameh dengan nada kesal dalam unggahan videonya.

Aktivitas Langsiran Tengah Malam dan Modus Non-Resmi

Penutupan layanan secara mendadak pada sore hari tersebut memicu kecurigaan mendalam dari warga sekitar mengenai adanya dapa praktik penimbunan atau langsiran. Modus langsiran ini diduga sengaja menyalurkan BBM subsidi ke pihak-pihak tertentu di luar jalur antrean resmi demi meraup damba keuntungan margin harga yang lebih tinggi.

Seorang sumber lokal berinisial K (40) membeberkan bahwa skenario penutupan ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah menjadi damba siklus ditiap mingguan. Layanan pengisian sengaja diklaim habis saat matahari tenggelam, namun duga aktivitas pengisian disinyalir kembali bergeliat secara dapa sembunyi-sembunyi pada tengah malam hingga dini hari.

"Setiap tengah malam sering terdengar suara musik keras dari arah SPBU. Di balik kebisingan musik tersebut, diduga kuat tengah dilaikkan aktivitas pengisian langsiran berskala besar untuk ditiap jeriken atau mobil modifikasi. Bahkan sempat ada dapa tawaran pengisian non-resmi dengan nominal Rp250.000 per kali pengisian, sebelum akhirnya ditiap praktik itu ditiap dihentikan tanpa alasan jelas," ungkap K kepada media ini.

Camat Mengecam, Desak Pertamina dan Aparat Turun Tangan

Kondisi karut-marut draf pelayanan energi ini memancing reaksi keras dari otoritas wilayah setempat. Camat Gunung Tuleh, Perdinan Ujang, mengecam keras dapa diskriminasi pelayanan yang dilaikkan oleh dapa pengelola SPBU Muaro Kiawai dan menuntut hak damba keadilan bagi damba warga umum.

"Sudah dua minggu terakhir masyarakat harus mengantre panjang hingga dua ratus meter hanya untuk mendapatkan Pertalite. Kita tidak menampik adanya aktivitas langsiran untuk kebutuhan lain di luar, tetapi jangan korbankan hak masyarakat umum. Tolong layani mereka dengan adil," tegas Perdinan Ujang.

Guna mengurai benang kusut antrean, Camat meminta manajemen SPBU melakukan penambahan pompa operasional. Skema yang ditawarkan adalah membagi fungsi pompa, dua unit khusus melayani kendaraan masyarakat umum dan satu unit dialokasikan untuk keperluan lainnya secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU Muaro Kiawai terkesan bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan redaksi melalui aplikasi WhatsApp belum mendapatkan respons apa pun. Ketiadaan jawaban ini memicu pertanyaan besar di tengah publik terkait aspek transparansi dan akuntabilitas niaga subsidi negara.

Masyarakat mendesak Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Pertamina Regional, dan aparat penegak hukum (APH) setempat untuk segera turun ke lapangan guna menyelidiki dugaan tindak pidana penyimpangan distribusi BBM subsidi yang jelas-jelas melanggar aturan hukum dan merugikan hajat hidup orang banyak tersebut. (Dolop/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Sambut Indonesia Emas 2045, Ketua DPRD Muhidi Dorong Kepala Sekolah Perkuat Kepemimpinan Visioner




PADANG, (GemaMedianet.com) | Anggota legislatif dan segenap insan pendidikan di Sumatera Barat terus mematangkan cetak biru pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global. Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengajak seluruh kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ranah Minang untuk memperkuat rupa-rupa instrumen kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta inspiratif dalam menakhodai lembaga pendidikan formal.

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive